Sabtu, 10 Desember 2011

KARAKTERISTIK DAN PELAKU SISTEM


1.      Memiliki komponen
Sebuah sistem terbentuk atas beberapa komponen yang saling berhubungan atau berinterkasi, bekerja sama dan membentuk suatu kesatuan. Komponen sistem berupa subsistem atau bagian daris sistem-sistem yang lain. Setiap subsistem memiliki fungsi tertentu dalam sistem tersebut yang mempengaruhi jalannya sistem tersebut.

2.      Batas sistem
Batas sistem adalah daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain. Batas sistem menunjukan ruang lingkup dari sistem tersebut.

3.      Input
Masukan atau data yang dimasukan ke dalam sebuah sistem yang akan diolah.
4.      Output
Hasil dari proses yang telah diolah didalam sebuah sistem
5.      Proses
Bagian yang memproses masukan untuk menjadi output yang diinginkan oleh user 

Pelaku sistem terdiri dari 7 kelompok :

1.      Pemakai 
Secara umum ada 3 jenis pemakai dalam sebuah sistem yaitu operasional, pengawas, dan eksekutif.

2.      Manajemen
Terdiri atas 2 jenis manajemen diantara adalah, manajemen pemakai adalah yang bertugas menangani penggunaan sistem yang baru diterapkan, manajemen sistem adalah yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan pendukung pengambilan keputusan.



3.      Pemeriksa
Pemeriksa biasanya diperlukan untuk sistem yang rumit yang dikerjakan dan bentuk alami organisasi dimana sistem tersebut diterapkan. Pemeriksa biasanya menentukan sistem yang harus dikembangkan dalam perusahaan tersebut.

4.      Penganalisa sistem
Fungsi dari penganalisa sistem antara lain :
·         Menelusuri bagaimana sebuah sistem berjalan, bagaimna sebuah sistem dijalankan dan semua hal yang meyangkut dengan sistem.
·         Membantu mengembangkan sebuah sistem dan membuka wawasan bagi pemakai sistem tersebut untuk kemungkinan kemungkinan lain.
·         Menjalankan fungsi komunikasi dari semua level organisasi pengguna sistem tersebut.

5.      Pendesain sistem
Pendesain sistem adalah orang yang menganalisa sistem, yang dianalisa antara lain berupa kebutuhan pemakai sistem yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu, kemudian mendesain sistem tersebut dalam arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer.

6.      Programmer
Mengerjakan program yang telah diberikan oleh pendesain sistem

7.      Personel pengoprasian
Bertugas dan bertanggung jawab di pusat komputer untuk keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, percetakan dan backup data.

KOMPONEN DASAR SISTEM INFORMASI


Sistem informasi terdiri atas komponen atau unsure yang terdiri dari komponen input, output, model, teknologi, hardware, software dan basis data. Semua komponen komponen terbeut saling berhubungan dan berinterkasi satu dengan yang lain untuk mencapai sebuah tujuan yang diinginkan.

1.      Komponen input
Komponen input adalah data yang masuk kemudia diolah menjadi sebuah informasi. Input termasuk metode dan media yang mengumpulkan data yang ingin dimasukan, atau sebuah data – data dasar, yang kemudia diolah menjadi sebuah informasi yang bermanfaat.

2.      Komponen model
Komponen model terdiri atas gabungan dari logika, prosedur yang akan memanipulasi data input dan tersimpan dalam basis data untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3.      Komponen output
Komponen output adalah komponen yang sangat penting karena hasil dari sebuah sistem informasi adalah keluaran yang berupa informasi yang beguna dan berkualitas yang berguna dan bermanfaat bagi pemakai sistem itu untuk pengambilan keputusan dan untuk keperluan yang lain.

4.      Komponen teknologi
Tekhnologi adalah alat yang digunakan untuk menerima input, mengolah dan memproses input, menjalankan prosedur, meyimpan data, menghasilkan dan mengirim output dan membantu mengendalikan sebuah sistem secara keseluruhan.

5.      Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu alat atau media yang berfungsi sebagai penyimpanan vital bagi sebuah sistem informasi. hardware berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau sumber data agar mempermudah sebuah sistem informasi.

6.      Komponen software
Komponen Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung, memproses  yang diambil dari hardware untuk membuat sebuah sistem informasi yang diinginkan.

7.      Komponen basis data
Basis data atau database adalah kumpulan data yang saling berhubunan dan berkaiyan satu denga yang lainnya, yang tersimpan di perangkta keras komputer (hardware) dan menggunakan perangkat lunak (software) untuk memprosesnya. Basis data dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak paket yang disebut dengan DBMS (Database Management System).  Data harus disimpan dalam basis data untuk keperluaan penyediaan informasi selanjutnya. Data yang ada didalam basis data harus di organisasikan sebaik mungkin untuk dapat menghasilkan sebuah informasi yang berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanan basis data tersebut.

8.      Komponen control
Komponen control sangat diperlukan dalam sebuah sistem karena banyak hal yang dapat merusak sebuah sistem informasi, diantaranya kegagalan sistem atau bencana dari luar misalkan bencana alam. Control perlu dirancang dan diterapka untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem tersebut dapat diminimalisir dan dicegah, dan jika sudah terlanjur terjadi dapat langsung diatasi.  

Kosep Dasar Sistem Informasi


A.    Definisi sistem
Suati sistem dapat didefinisikan sebagai kelompok unsur yang saling berhubungan satu sama lain, yang berfungsi bersama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana sistem juga bisa diartikan sebagai kumpulan dari banyak unsur, atau variabel yang saling berinterkasi satu sama lain.
Secara umum sistem dapat didefinisikan sebagai berikut :
1.      Sistem terdiri atas komponen atau banyak unsur
2.      Sistem tersebut bekerja sama dan saling berkaitan untuk mencapai tujuan tertentu.
3.      Sistem merupakan bagian lain dari sistem yang lebih besar.

B.     Definisi informasi
Infromasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam bentuk yang lebih baik, dapat lebih berguna, dan lebih berarti bagi pembaca atau penerimanya. Informasi merupakan data yang telah diolah atau di intrepretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.   

C.    Definisi sistem informasi
Sistem informasi adalah sebuah sistem yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk sebuah komponen yang didalamnya terdapat proses input dan output yang berhubungan dalam pengolahan sebuah informasi, biasanya sebuah sistem informasi terdapat dalam sebuah organisasi yang bersifat manajerial. Sistem informasi pada organisasi adalah  yang mendukung sebuah organisasi untuk dapat meyediakan kepada pihak luar tertentu yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. Sistem informasi dalam sebuah organisasi besar dapat  dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi yang sangat penting bagi perusahaan atau organisasi bagi semua tingkatan jabatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan.